Langsung ke konten utama

Tatkala Angin Bertiup

🌳 ما يشرع عند الريح والغبار
Apa yang disyariatkan tatkala angin bertiup
🌳 قال ابن رجب:
في صحيح مسلم: كان النبي - صلى الله عليه وسلم - إذا عصفت الريح قال: (اللهم، أني أسألك خيرها وخير ما فيها وخير ما أرسلت به، وأعوذ بك من شرها وشر ما فيها وشر ما أرسلت به) .

Berkata Ibnu Rajab:
Dalam sohih Muslim: Rasulullah Sholallahu alaihi wasallam tatkala angin kencang bertiup beliau berdoa,
(اللهم، أني أسألك خيرها وخير ما فيها وخير ما أرسلت به، وأعوذ بك من شرها وشر ما فيها وشر ما أرسلت به)
" Ya Allah,  sesungguhnya aku meminta kepada Mu kebaikannya (angin) dan apa yg dia bawa dan kebaikan dengannya ia diperintahkan.  Dan aku memohon dilindungi dari keburukannya dan apa yang dia bawa dan keburukan dengannga ia diperintahkan "
وخرج مسلم أيضاً عن عائشة رضي الله عنها قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا كان يوم الريح والغيم عرف ذلك في وجهه، فأقبل وأدبر، فإذا مطر سر به، وذهب عنه ذلك.
Imam muslim juga meriwayatkan,  dari Aisyah radhiyallahu anha berkata : Adalah Rasulullah Sholallahu alaihi wasalam apabila pada hari itu ada angin dan debu berterbangan maka wajah beliau berubah beliau kedepan dan kebelakang,  apabila turun hujan maka beliau senang dan raut wajah beliau kembali seperti semula.
قالت عائشة: فسألته، فقال: (إني خشيت أن يكون عذاباً سلط على أمتي).
Berkata Aisyah(bertanya kepada Rasulullah mengenai perubahan beliau) maka beliau menjawab : "Sesungguhnya aku takut adzab Allah menimpa kaum ku"
وخرج الإمام أحمد وأبو داود وابن حبان في صحيحه من حديث أبي هريرة رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (لا تسبوا الريح، فإذا رأيتم ما تكرهون فقولوا: اللهم، إنا نسألك من خير هذه الريح وخير ما فيها وخير ما أمرت به، ونعوذ بك من شر هذه الريح، وشر ما فيها وشر ما أمرت به)، وقال: حسن صحيح.
Dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu dawud, dan Ibnu Majah dalam sohihnya dari hadits Abu Hurairoh radhiyallahu anhu, dari Rasulullah Sholallahu alaihi wasalam bersabda : "Janganlah kalian mencela angin,  apabila kalian melihat apa yg tidak kalian suka padanya maka berdoalah:" Ya Allah sesungguhnya kami meminta kebaikan pada angin ini, apa yg ia bawa,  dan kebaikan apa yg ia diperintahkan.  Dan kami berlindung dari keburukanya, keburukan apa yg ia bawa,  dan keburukan yg ia diperintahkan"
-Hadits Hasan Sohih-
وروي عن ابن مسعود رضي الله عنه قال: لا تسبوا الريح؛ فإنها بشر ونذر ولواقح، ولكن استعيذوا بالله من شر ما أرسلت به.
Diriwayatkan dari ibnu masud radhiyallahu anhu: "Janganlah kalian mencela angin, sesungguhnya ia bisa menjadi kebaikan, peringatakan,  dan dapat mengawinkan (tumbuhan2). Akan tetapi memohonlah perlindungan dari keburukannya apa yg ia diperintahkan"
وعن ابن عباس رضي الله عنهما قال: لا تسبوا الريح؛ فإنها تجيء بالرحمة، وتجيء بالعذاب، وقولوا: اللهم، اجعلها رحمة، ولا تجعلها عذابا. خرجهما ابن أبي الدنيا. (فتح الباري 239/9)
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma: "Janganlah kalian mecela angin, karna sesungguhnya ia datang dg membawa rahmat dan ia bisa jadi datang membawa adzab.  Berdoalah kalian "Ya Allah jadikan angin ini rahmat dan jangan jadikan ia adzab".  Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Dunya dalam kitab fathul bari 239/9
Dari hadits-hadits diatas terdapat beberapa faedah:
1. Dilarang mencela angin
2. Disyariatkan tatkala angin kencang berhembus untuk berdoa
(اللهم، أني أسألك خيرها وخير ما فيها وخير ما أرسلت به، وأعوذ بك من شرها وشر ما فيها وشر ما أرسلت به)
" Ya Allah,  sesungguhnya aku meminta kepada Mu kebaikannya (angin) dan apa yg dia bawa dan kebaikan dengannya ia diperintahkan.  Dan aku memohon dilindungi dari keburukannya dan apa yang dia bawa dan keburukan dengannga ia diperintahkan "
3. Dan doa lainnya
 اللهم، اجعلها رحمة، ولا تجعلها عذابا
" Ya Allah jadikan angin ini rahmat dan jangan jadikan ia adzab "
4. Kepedulian Rasulullah kepada ummatnya.  Hal ini dilihat dari sikap beliau sholallahu alaihi wasallam tatkala datang awan gelap, angin yg berhembus disertai debu beliau hawatir kalau itu adzab untuk ummatnya.

Wallahu A'lam bishawaab
Abu Fudhail - M R A -
______________________
Follow Us:
Instagram : @musliminspiring
Fans Page : Muslim Inspiring
BBM Channel : Muslim Inspiring
Telegram : t.me/musliminspiring
Whats App : 085725528414 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Tugas Mandiri dan Tugas Refleksi untuk PPG Modul Profesional Mapel Fikih

  Selamat datang di blog belajar kami! Dalam perjalanan pendidikan, setiap langkah yang kita ambil membawa kita menuju pemahaman yang lebih dalam. Kali ini, kami akan membahas tugas mandiri dan refleksi  yang menjadi bagian penting dalam Program Pendidikan Guru (PPG) Modul Profesional.  Berikut ini adalah contoh yang dapat menginspirasi kamu untuk menggali lebih dalam dan merenungkan pengalaman belajar yang telah dilalui. Mari kita simak bersama! Tugas Mandiri 1. Peta Konsep atau Gagasan dari Topik 1 sampai dengan Topik 8 Gagasan-gagasan yang ditemukan dari delapan topik dalam modul ini antara lain:

Kumpulan Modul Pedagogik Fikih PPG 2025 1-8 dalam 1 File

  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Pendidik yang dirahmati Allah ta'ala, Selamat datang di perjalanan inspiratif kita! ✨ Di sini, kita akan menyelami harta karun berupa kumpulan Modul 1-8 Pedagogik Fikih yang akan menjadi kompas dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025. Bersiaplah untuk menemukan mutiara-mutiara ilmu yang akan memperkaya diri dan meningkatkan kualitas pembelajaran kita.

Link TRYOUT TKA

Beberapa hal yg perlu diperhatikan: 1. Pilih mapel wajib dulu dan setelah selesai silahkan kerjakan mapel pilihan!!!! 2. Klik pada tulis (mapel wajib/pilihan) apabila tidak terbuka silahkan copy paste link yg ada 3. Masuk menggunakan akun masing-masing!! Mapel wajib:  https://app.ruangguru.com/ruanguji/sma/77a80fc6-68e1-403a-ad30-d5f3ec2b25a5/EVENT_TYPE-G9W75SAG/EVENT-BEC7L28K Mapel pilihan :  https://app.ruangguru.com/ruanguji/sma/77a80fc6-68e1-403a-ad30-d5f3ec2b25a5/EVENT_TYPE-B8BIQD5J/EVENT-1OSXLO2F