Langsung ke konten utama

Sifat Pemaaf dan Penyayangnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Allah Subhanahu wata’ala  berfirman:
فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“Maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. Al Maidah: 13) .
Hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
عن عائشة رضي الله عنها قالت: ما خير رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بين أمرين قط إلا أخذ أيسرهما ما لم يكن إثماً، فإن كان إثماً كان أبعد الناس منه، وما انتقم رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لنفسه في شيء قط، إلا أن تنتهك حرمة اللَّه فينتقم لله تعالى. مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.
Dari `Aisyah radhiyallahu `anha berkata: “Tidaklah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  dihadapkan pada dua pilihan, melainkan beliau mengambil yang termudah selama pilihan tersebut
tidak termasuk dosa, dan apabila termasuk dosa, beliau adalah orang yang paling menjauhinya, beliau tidak pernah sama sekali balas dendam untuk kepentingan dirinya, kecuali jika ada pelanggaran terhadap apa yang diharamkan oleh Allah, maka beliau membalasnya karena Allah Subhanahu wata’ala .” Muttafaq ’alaih . [1]

Sifat Penyayang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
Hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
عن أبي قتادة رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قال: خرج علينا النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وأمامة بنت أبي العاص على عاتقه فصلى، فإذا ركع وضع، وإذا رفع رفعها. متفق عليه.
Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam keluar kepada kami (untuk shalat) sambil menggendong Umamah binti Abi Al Ash di pundaknya lalu beliau mendirikan shalat. Bila ruku’ maka beliau melepas Umamah. Dan bila beliau bangkit dari ruku’ maka Umamah digendongnya kembali”. Muttafaq alaih. [2]
Hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قال: قبَّل النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الحسن بن علي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وعنده الأقرع بن حابس، فقال الأقرع: إن لي عشرة من الولد ما قبَّلت منهم أحداً. فنظر إليه رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فقال: ((من لا يرحم لا يرحم!)) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencium Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhu, sementara di sisi beliau terdapat Aqra` bin Haabis, ia berkata: “Aku memiliki sepuluh orang anak, tapi tidak seorangpun yang pernah aku cium, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memandangnya dan bersabda: “Barangsiapa yang tidak mengasihi, niscaya dia tidak akan dikasihi”. Muttafaq ’alaih .[3]
Hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: ((إذا صلى أحدكم للناس فليخفف؛ فإن فيهم الضعيف والسقيم والكبير، وإذا صلى أحدكم لنفسه فليطول ما شاء)) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian menjadi imam pada sautu shalat jama`ah, hendaklah dia meringankan shalatnya, karena di antara jema`ah tersebut ada yang lemah, ada yang sakit, dan ada yang tua renta, dan apabila salah seorang di antara kalian shalat secara sendiri, maka panjangkanlah shalat dengan  sesukanya.” Muttafaq ’alaih . [4]
Diantara contoh sikap sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada pembantu, sabda beliau:
((هم إخوانكم جعلهم اللَّه تحت أيديكم، فمن كان أخوه تحت يده؛ فليطعمه مما يأكل، وليلبسه مما يلبس، ولا تكلفوهم ما يغلبهم، فإن كلفتموهم فأعينوهم)) مُتَّفّقٌ عَلَيهِ.
“Mereka adalah saudaramu, Allah menjadikan mereka di bawah kekuasaanmu, maka barangsiapa yang saudaranya di bawah kekuasaannya maka hendaklah dia memberikan (saudaranya itu) makan dari apa yang dia makan, dan memberinya pakaian seperti apa yang ia pakai, janganlah membebani mereka sesuatu yang menyusahkan mereka, maka jika engkau bebani mereka suatu pekerjaan bantulah mereka”. Muttafaq ’alaih. [5]
Di antara contoh sifat penyayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada musuh:
عن أنس رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قال: كان غلام يهودي يخدم النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فمرض، فأتاه النبي صَلَّى الله يعوده، فقعد عند رأسه، فقال له: (أسلم) فنظر إلى أبيه وهو عنده؛ فقال: أطع أبا القاسم. فأسلم، فخرج النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وهو يقول: (الحمد لله الذي أنقذه من النار) رَوَاهُ البُخَارِيُّ.
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Terdapat seorang anak Yahudi yang pernah melayani Na""bi shallallahu ‘alaihi wasallam, suatu ketika dia sakit maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjenguknya dan duduk di sisi kepala anak tersebut, beliau bersabda kepadanya: “Masuk Islamlah”, si anak tersebut menoleh ke bapaknya yang berada di sisinya, maka bapaknya berkata: “Patuhilah Abu Qassim (gelar nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam)”, lalu dia masuk Islam lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam keluar seraya bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari api neraka”. HR. Bukhari.[6]
[1]. muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :3560 dan  Muslim no hadist: 2327.
[2]. muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :5996 dan  Muslim no hadist: 543.
[3]. muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :5997 dan  Muslim no hadist: 2318.
[4]. muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :703 dan  Muslim no hadist: 467.
[5]. muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :30 dan  Muslim no hadist: 1661.
[6]. diriwayatkan oleh Bukhari no hadist :1356.
Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/dbFET

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Tugas Mandiri dan Tugas Refleksi untuk PPG Modul Profesional Mapel Fikih

  Selamat datang di blog belajar kami! Dalam perjalanan pendidikan, setiap langkah yang kita ambil membawa kita menuju pemahaman yang lebih dalam. Kali ini, kami akan membahas tugas mandiri dan refleksi  yang menjadi bagian penting dalam Program Pendidikan Guru (PPG) Modul Profesional.  Berikut ini adalah contoh yang dapat menginspirasi kamu untuk menggali lebih dalam dan merenungkan pengalaman belajar yang telah dilalui. Mari kita simak bersama! Tugas Mandiri 1. Peta Konsep atau Gagasan dari Topik 1 sampai dengan Topik 8 Gagasan-gagasan yang ditemukan dari delapan topik dalam modul ini antara lain:

Modul Profesional PPG Daljab Fikih 2025 1 File

  Bismillahirrahmanarrahim Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Halo, teman-teman pejuang PPG Daljab! 👋   Bagi kalian yang sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan, khususnya pada mata pelajaran Fikih, saya punya kabar baik nih! Kali ini, saya telah menyusun **kumpulan materi PPG Daljab Fikih untuk Modul Profesional** yang bisa menjadi referensi belajar kalian.   Materi-materi ini dirangkum secara lengkap dan sistematis, mencakup berbagai konsep penting yang sering muncul dalam ujian maupun tugas PPG. Dengan mempelajari materi ini, diharapkan kalian bisa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi setiap tahapan PPG Daljab.   Nah, buat yang ingin langsung mengunduh filenya, saya sudah menyediakan link download di bawah ini. Jangan lupa untuk membagikan postingan ini kepada rekan-rekan lain yang juga membutuhkan, ya!   📥 **Download Materi PPG Daljab Fikih Modul Profesional**:  https:/...

Kumpulan Modul Pedagogik Fikih PPG 2025 1-8 dalam 1 File

  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Pendidik yang dirahmati Allah ta'ala, Selamat datang di perjalanan inspiratif kita! ✨ Di sini, kita akan menyelami harta karun berupa kumpulan Modul 1-8 Pedagogik Fikih yang akan menjadi kompas dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025. Bersiaplah untuk menemukan mutiara-mutiara ilmu yang akan memperkaya diri dan meningkatkan kualitas pembelajaran kita.